Breaking News
Home / Tulisan / Tip Trik / Menyiasati Keadaan

Menyiasati Keadaan

Menyiasati Keadaan

 

 

 

pondok-harmoni.com – Sore ini syukurlah bus yang kutumpangi cepat datang, hingga aku tak perlu lama menunggu di pinggiran jalan. Enaknya lagi, masih tersisa kursi kosong, hingga aku dapat nyaman duduk hingga tujuan.

 

Di tengah jalan Tol, ternyata bus Arimbi jurusan Tj.priuk-Merak mogok di jalan, hingga penumpangnya terlantar, sebagai bentuk solidaritas bus yang kutumpangi mengangkut mereka semua, walhasil bus terisi sangat penuh melebihi kapasitas.

 

Di tengah jalan, saat penumpang ditagih ongkos, mereka protes karena sudah membayar di Bus sebelumnya, padahal menurut pengakuan kondektur Primajasa, Bus Arimbi yang mogok tak memberi uang sepeserpun, karena penumpangnya belum bayar.

 

Siapa yang Jujur dan bohong? Aku tak tahu, yang jelas sekarang semua penumpang harus bayar uang ongkos meski dengan omelan dan sumpah serapah.

 

Di kondisi bus yang sangat sesak ini, udara terasa pengap, AC yang mengalir cukup deras masih kurang menyegari atmosfer bis.

 

Biasanya, sebelum pulang aku buang air kecil dan minum air putih di kantor, lalu wudhu untuk solat maghrib di bus kota nanti. Tp kali ini aku tidak minum, tenggorokanku terasa sangat kering dan gatal, hingga mendorongku untuk batuk beberapa kali.

 

Andaikan ada penjual minuman secepatnya… tapi kondisi jalan sangat macet dan penumpang sangat penuh, agak sulit bagi penjual minum untuk masuk. Harus menuggu hingga terminal bayangan di kebon jeruk baru dapat minum.

 

Di tengah rasa hausku, aku teringat akan kisah sukses teh Botol Sosro di Indonesia. Semua bermula dari kedai the Bapak Sosrodjojo di Jawa Tengah yang ingin menjual teh di Jakarta dengan konsep teh dalam kemasan kotak seperti sekarang.

 

Sebagai promosi, para pegawainya menawarkan gratis minuman tersebut dengan diseduh langsung di tempat, karena memakan waktu lama, akhirnya banyak peminat yang pergi meninggalkannya.

 

Lantas mereka mencoba memasaknya di rumah, lalu membawanya dengan mobil dalam panci-panci besar, akibatnya banyak teh yang tumpah di mobil.

 

Akhirnya, muncul ide bahwa dalam promosi gratis ini mereka menempatkan teh di dalam botol. Walhasil teh ini lebih akrab dikenal dengan teh yang dapat instan diminum dari botol. Jadilah nama teh ini “teh botol” hingga mereka mengurungkan niat menjual dengan kemasan kotak.

 

Dan hingga saat ini mereka tetap merajai minuman teh kemasan siap saji. Bahkan kini sebagai bentuk pengembangan bisnis, mereka juga menjual teh dalam kotak, tp tetap memakai nama “the Botol”.

 

Yang tak banyak diketahui orang, bahwa di tahun yang sama teh botol dipasarkan, ada pemasar bermodal raksasa ingin memasarkan teh dalam kemasan botol instan urung berbisnis, karena konsultan riset yang dibayar mahal oleh mereka menyimpulkan bahwa masyarakat Indonesia tidak cocok meminum teh dalam botol, mereka lebih senang memasaknya sendiri di rumah mereka dalam kondisi hangat. Ha.. Ha..

 

Lantas, apakah kesuksesan teh Sosro akibat keberuntungan? Bagiku, Tuhan tidak memberi keberuntungan dengan tanpa Alasan.

 

Keberuntungan adalah bertemunya kesempatan dengan kesiapan kita menghadapinya, dan keberuntungan tidak akan menghampiri mereka yang tak mempersiapkan diri, bukankah kerja keras dan perahan ide para pemasarnya layak diganjar dengan kesuksesan?!!

 

Seorang teman pernah bertanya, apakah Tuhan mentakdirkan kita sejak lahir untuk sukses dan gagal?

 

Bagiku, Tuhan memberikan 2 pilihan hasil yaitu Sukses dan Gagal dengan menyediakan peta menuju keduanya. Saat kita memilih jalan menuju kesuksesan maka kita akan sukses, namun sebaliknya jika kita memilih lintasan peta menuju kegagalan, maka kita akan gagal.

 

Jadi, peta mana yang akan kita pilih? Silahkan memilih, yang jelas peta menuju sukses tidak beralaskan karpet merah, melainkan aral dan ujian untuk menggapainya…

 

Selamat memilih…

 

@Bus Primajasa Tj.Priuk-Merak, 11 April 2012.

Oleh Abdul Latief, WTS

WTS: Writer Trainer Speaker. Penulis telah menerbitkan beberapa buku dan aktif di pengembangan sumber daya manusia, training public speaking, leadership, managemen, motivasi, dan beragam program lainnya bagi termasuk menyemai pengembangan para pelajar dan mahasiswa di Banten dengan program Early Leadership dan Early Motivaton.

follow twitter: @pondok_harmoni

Instragram : @abdullatiefku & @harmonydailyquotes

Email : pondok.harmoni@gmail.com

About abdullatiefku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *