Breaking News
Home / Tulisan / Manajemen / Sel Perubahan Perilaku

Sel Perubahan Perilaku

Sel Perubahan Perilaku.

 

pondok-harmoni.com – Hari ini sangat sibuk sekali, senin yang sibuk diawali dengan hujan deras dan macet parah. Walhasil, berangkat kerja pukul.04.45 tetap sampai kantor pukul.08.00 WIB, padahal biasanya pukul 06.30 sudah tiba, balap cepat dengan Office Boy.

 

Hari ini sangat penting,karena ini hari terakhir periode Lomba Sel Perubahan Perilaku (SPP) yaitu  sekelompok kecil karyawan yg  melakukan perubahan perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai perusahaan, agar selaras dengan nilai-nilai yang dikehendaki.

 

Sebelumnya, sudah ada Suggestion system (SS), Quality Control Circle (QCC) dan Quality Control Project (QCP). Yang kesemuanya adalah bagian dari realisasi dari semangat improvement yang sudah membudaya di kantor kami.

 

SPP, merupakan proses kelanjutan dari pengembangan budaya Astra Motor itu yang mengacu kepada BEST sebagai nilai inti.

 

Proses pengembangan budaya yang digulirkan Astra Motor sebelumnya telah melalui fase pertama yaitu Defining Culture & Developing “Meaning”. Fase kedua yaitu Developing & Select Change Agent, Developing Communication & communicating Material, Aligning with current system.

 

Dan kini Astra Motor telah melalui fase ke-3 yaitu Continually Promoting & Enriching Core Values serta Evaluating Effectiveness, atau sederhananya adalah menilai impact dari penerapan budaya yang diimplementasikan dalam perilaku keseharian karyawan.

 

Salah satu proses untuk menilainya adalah, dengan menggulirkan project perubahan perilaku yang dimotori oleh para BEST Agent sebagai ujung tombak penerapan budaya positif di seluruh wilayah Astra Motor.

 

Usaha melakukan perubahan perilaku yang melibatkan BEST Agent dan tim yang dibentuk kami sebut dengan SPP (Sel Perubahan Perilaku).

 

Hal tersebut terinspirasi dari perubahan tubuh manusia yang bermula dari bagian terkecil dalam tubuh yaitu Sel yang bergabung dan bersatu padu hingga membentuk dan mempengaruhi seluruh tubuh.

 

Konsep SPP ini pada dasarnya mengadopsi konsep perubahan dari hal terkecil, dari hal paling mudah, dan menggunakan cara sederhana yang menarik. Intinya, SPP adalah perubahan yang mudah dan menyenangkan. CHANGE is EASY and FUN.

 

Sebuah perubahan besar, seringkali dihasilkan hanya dari sebuah hal kecil dengan konsep besar yang powerfull.

 

Dalam teori perubahan sosial “broken windows” misalnya, kejahatan di lorong bawah tanah selesai hanya dengan membersihkan tulisan grafity, membersihkan sampah, mengganti lampu yang padam dan menjadwalkan patroli dengan konsisten.

 

Saat besoknya, mulai muncul grafity, sampah berserakan, lampu kembali dipadamkan oleh para pelaku, lantas pemerintah kembali membersihkan tulisan grafity, membersihkan sampah, mengganti lampu yang padam dan menjadwalkan patroli dengan konsisten. Beradu konsisten antara penjahat dan pemerintah, yang konsistenlah pemenangnya. Dalam hal ini, pemerintah..

 

Dalam suatu kesempatan, seorang ibu diwawancarai reporter TV nasional “kenapa ibu buang sampah sembarangan di sungai ini? Bukankah nanti akan banjir?”

 

Sebuah jawab lugu dan mengejutkan keluar dari lisan sang ibu “saya kan hanya buang seplastik sampah, lihat saja di sungai itu banyak sekali sampah.. Jadi bukan saya yang menyebabkan banjir.!!!”

 

Jadi, kalau saja sungai itu bersih dan selalu dibersihkan dengan konsisten, maka orang akan risih membuang sampah sembarangan. Layaknya kita pergi ke bandara international yang sangat bersih dan tersedia tong sampah di mana-mana, maka saat itu para pengunjung berubah perilakunya menjadi risih walau buang sampah sembarangan walau hanya sebungkus permen.

 

Bagaimana caranya menjadikan rumah kosong di komplek anda, menjadi tempat pembungan sampah?

 

Caranya mudah, hari ini anda buang seplastik sampah, besoknya juga, lusa juga, dan kalau dalam seminggu tidak ada yang membersihkan, maka orang lain akan ikut-ikutan membuang sampah di sana.

 

Kenapa para pengendara sepeda motor mengambil hak pejalan kaki dengan melalui trotoar? Karena mereka pernah melihat orang lain, dan tidak seorangpun melarangnya ada dikenakan sanksi.

 

Bagaimana membiasakan anak kecil gemar gosok gigi, mandi dan makan teratur? Buat hal tersebut menjadi kegiatan yang menyenangkan dan hindari mereka merasa trauma.

 

Bagaimana membuat orang bertepuk tangan saat show? Cukup 1 atau 2 orang bertepuk tangan duluan, yang lain akan ikut latah bertepuk tangan.

 

Bagaimana membuat kerusuhan di dalam sebuah konser atau demonstrasi? Gampang saja, ada lemparkan sebuah botol ke penonton di depan, lantas mereka akan membalas lempar-lemparan dan rusuh.

 

Saat ada kasus pemerkosaan di angkot, petugas menertibkan kaca gelap mobil, penggunaan seragam, I’d card dan surat resmi kendaraan. Berhasilkah itu? Mestinya berhasil, tp mereka gagal karena tidak konsisten. Mereka hangat-hangat tai ayam..

 

Saat razia penumpang kereta api yang naik di atas gerbong. Berhasilkah? Gagal, karena tidak konsisten, hangat-hangat tai ayam…

 

Dan masih banyak lagi teori perubahan sosial yang sukses merubah perilaku masyarakat, negara, bahkan dunia. Bahkan,reformasi, revolusi, dan terorismepun mengadopsi teori Sel Perubahan Perilaku ini untuk dapat berhasil. Salah satu syaratnya lagi adalah konsistensi.

 

Intinya adalah, setiap individu harus selalu konsisten untuk selalu konsisten. Sebagaimana tuturan jack welch dalam daily quotes yang kukirimkan pagi ini “Konsistenlah untuk tetap KONSISTEN….”

@bus Primajasa, 7 mei 2012.

Oleh Abdul Latief, WTS

WTS: Writer Trainer Speaker. Penulis telah menerbitkan beberapa buku dan aktif di pengembangan sumber daya manusia, training public speaking, leadership, managemen, motivasi, dan beragam program lainnya bagi termasuk menyemai pengembangan para pelajar dan mahasiswa di Banten dengan program Early Leadership dan Early Motivaton.

follow twitter: @pondok_harmoni

Instragram : @abdullatiefku & @harmonydailyquotes

Email : pondok.harmoni@gmail.com

ni

About abdullatiefku

Check Also

Bersama Lebih Maksimal

Bersama Lebih Maksimal   pondok-harmoni.com – Siang tadi semua karyawan yang keluar dari ruang serbaguna …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *