Breaking News
Home / Tulisan / Manajemen / Three C

Three C

Three C

My Diary : 20 November 2007, 00:35 WITA.

Mataram, Hotel Lombok Raya.

Oleh Abdul Latief

Ini adalah kali ketiga aku menginjakkan kaki di Pulau Lombok, Bumi Gora orang menjulukinya. Tak ada perubahan yang signifikan dari sisi pengmbangunan kota dan suasana masyarakat dari kunjungan terakhirku 7 bulan yang lalu.

Pekerjaanku memang menuntut untuk selalu berkunjung ke berbagai daerah. Salah satu fenomena yang menarik dari setiap kunjunganku ke daerah adalah pengalaman, hikmah, dana pelajaran yang aku dapati dari kearifan local di setupa daerah yang aku kunjungi. Aku juga banyak menemukan “Orang-orang Hebat” yang sangat pantas kita belajar dari mereka. Rekan yang tergabung dalam ‘Three C’ diantara orang hebat yang kumaksud.

Three C bukanlah ‘Competency, Commitment and Consistency” yang selalu didengungkan oleh Pak Boyke, dosenku di kampus dulu. Three C merupakan motto yang digunakan oleh sebuah Café yang dibentuk oleh salah 3 anak muda di kota ini, salah satu dari mereka adalah rekan kerjaku. “Clean, Conceptual & Colorful” itulah singkatan dari Three C yang kumaksud.

Berawal dari obrolan ringan mengenai bisnis, terciptalah sebuah konsep bisnis café. Belum lama Café ini berdiri, baru sekitar 2 bulan, jadi jangan anda bayangkan bahwa café ini sudah terkenal di seluruh Mataram.

Café berdiri di depan sebuah rumah seluas 500 meter persegi, yang juga digunakan untuk 2 kamar kost, sebuah bisnis percetakan, programming dan berbagai macam bisnis sampingan yang dikelola bersamaan dengan café ini.

Tak ada kesan istimewa dari café ini saat aku memasuki pelataranya. Atap cafe hanya sebuah terpal, ornament bangunannya berdiri di atas rumah tua dan agak redup, hanya ada beberapa lampu lampion yang tergantung di atas atapnya, itupun terasa jomplang karena kesan yang ingin dimunculkan jadi serba tanggung, pelayanannya masih lama, dan makanan yang tersajipun hanya kacang dan dan sedikit varian, tidak ada yang special….!!. Salah satu daya tarik yang membuatku penasaran hanyalah Claim dari ownernya, bahwa kopi dan teh mereka lebih enak dari STARBUCK dan lebih murah tentunya.

Saat membaca menu yang disajikan, terasa aneh bagiku yang memang bukan penikmat kopi.  Sang Owner hanya berkata, bahwa tea dan kopi yang mereka suguhkan itu diadaptasi secara sempurna dari berbagai macam racikan dan metode pembuatan kopi terbaik, dan hampir semua bahannya didatangkan dari luar negeri dan dengan kualitas prima. Bahkan ada tea yang mereka adaptasi dari kebiasaan minum tea di istana-istana eropa. akhirnya aku memilih ETERNITY COFEEyang merupakan campuran kopi ekspreso, almond, milk dan beberapa campuran lainnya, dnegan bandrol Rp.10.500,-.

Aku memang bukan penikmat Kopi, jadi rasa kopi bukanlah daya tarik utama bagiku,  ada hal lain yang lebih menarik ketimbang hidangan dan tampilan Cafe tersebut, melainkan sebuah ’Semangat Entrepreuner’. Tidak banyak orang yang berani mengambil terobosan yang sedemikian cepat dan spontan dalam bisnis, terutama bagi para pemuda di bangsa ini. Bahkan para profesional dan akademisi sekalipun, lebih banyak memperdengarkan konsep tentang entrepreneur dan cara menjalankanya, ketimbang contoh dalam mewujudkannya. Seringkali kita  ”terlalu kaya berteori tapi miskin bertindak”.

Cita-cita hanya akan menjadi penyesalan jika tidak diwujudkan, Rencana hanya berbuah kegagalan jika tidak dilaksanakan, pun begitu halnya teori yang akan menjadi omong kosong jika tidak pernah dibuktikan dengan tindakan..! Karya nyata dalam mengamalkan apa yang telah dimiliki hanya ada pada diri mereka yang Hebat.

Bagi mereka yang berteori tentang entrepreneur, bisa saja bertutur bahwa Three C ini akan segera tenggelam dan hancur, karena terlalu minim berencana dan tidak membuat pemetaan yang matang. Namun harus diingat bahwa kegagalan bukan karena sebentar atau lama merencanakan, tapi karena terlalu prematur dan salah merencanakan, atau bisa juga gagal akibat salah bertindak. Yang paling konyol lagi jika hanya bisa berencana tapi tak melakukan apa-apa.

all strart is difficult”, memulai langkah adalah hal yang paling sulit dilakukan, namun rekan yang tergabung dalam Three C adalah pemberani yang memulai untuk sukses.

Jika kita harus menunggu sampai seluruh bangsa kita pintar, tentara dan senjata kita lengkap, teknologi kita canggih, struktur ekonomi masyarakat solid, Undang-undang yang mapan, dan seluruh fasilitas lengkap dan mencukupi, maka selamanya kita tak akan merdeka” begitu kerasnya soekarno mengisyaratkan kita untuk berani memulai.

”Bacalah..!” tutur Allah dalam Al-quran. Membaca adalah awal dari terbukanya hati dan pikiran, membaca adalah awal dari sebuah kebangkitan sebuah bangsa, membaca adalah awal untuk bertindak benar, dan membaca juga yang menjadi tonggak dari sebuah kejayaan bangsa.

Sebagai penutup, aku akan menuliskan Sebuah inspirasi melalui SMS yang baru saja kuterima dari seorang Tunas Motivator di Banten ”Seorang Jenius itu tercipta dari  1% inspirasi dan 99% keringat kerja keras –Thomas Alfa Edison—” sangat relevan kan dengan Semangat kita di atas??? Lalu kapan kita akan menjadi Orang Hebat?? Itu tergantung pada diri kita…!!!

Kuakhiri tulisan ini pada 01.05WITA, saatnya untuk terlelap dan memulai mimpi untuk bertindak….!

www.pondok-harmoni.com

Follow: @pondok_harmoni

About abdullatiefku

Check Also

Sel Perubahan Perilaku

Sel Perubahan Perilaku.   pondok-harmoni.com – Hari ini sangat sibuk sekali, senin yang sibuk diawali …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *